Sabtu, 08 Agustus 2020

Mengenal fitur Browser



Terdapat banyak sekali fitur-fitur pada web browser. Fitur web browser artinya menu/kelengkapan yang disediakan web browser untuk memudahkan pengguna dalam browsing. Fitur disetiap web browser pasti berbeda-beda, disini saya akan membahas fitur yang terdapat pada google chrome. Berikut fitur-fitur yang terdapat pada google chrome.

1. Fitur Bookmark

    Adalah suatu pengingat atau penanda alamat atau halaman-halaman suatu situs pada web browser seperti mozila firefox, google chrome, internet explorer dan lain-lain
    Dengan menggunakan bookmark, maka kita akan dimudahkan dalam mencari halaman atau alamat situs yang kita inginkan sebab, kita tidak direpotkan lagi untuk mengetik alamat suatu situs, melainkan tinggal memilih nama situs atau alamat situs yang telah di buat sebelumnya.

2. History 

    Untuk mencatat dan menyimpan data sejarah penelusuran dan penggunaan internet kita History di browser adalah fasilitas untuk mencatat dan menyimpan data sejarah penelusuran dan penggunaan internet kita, history ini bisa sangat bermanfaat jika kita ingin melihat situs mana saja yang pernah kita kunjungi. Fasilitas ini bisa kita manfaatkan untuk melacak kemana saja browser kita pernah menjelajah, ini jika komputer kita juga dipakai oleh orang lain. Manfaat lain dari History ini adalah jika kita ingin mencari suatu informasi, dan informasi tersebut berada pada situs yang pernah kita kunjungi. Namun kita lupa alamat dari situs tersebut, dan kita lupa untuk membookmark situs tersebut. Maka kita bisa memanfaatkan fasilitas history ini untuk mencari lagi situs tersebut.

3. Find

    Digunakan untuk mencari suatu kata, angka atau pun kalimat (asal sesuai) Ingat berdasarkan pada apa yang ada di dalam file word yang anda ingin cari.

4. Downloads

    Temat untuk melihat semua hal yang sudah kita download sebelumnnya.

5. New Tab

    Membuka tab baru dalam satu jendela yg sama dimana judul dari tab akan nampak(title). Tujuannya untuk membuat tab baru.

6. Fitur Caching

    Cache adalah proses penyimpanan sementara data atau halaman HTML dan gambar sebuah website untuk mengurangi penggunaan bandwidth dan loading server. Secara sederhana, cache adalah teknologi yang membantu menampilkan halaman website lebih cepat. Berbeda dengan cookies yang merekam jejak dan aktivitas pengguna ketika berselancar di internet.

Tanpa adanya cache proses menampilkan halaman website bisa memakan waktu lama. Oleh karena itu, agar halaman website Anda bisa loading lebih cepat, Anda harus menggunakan teknologi caching.

7. Fitur Tabbed Document Interface (TDI)

    Tabed document interface (TDI), adalah fitur yang baru-baru ini diterapkan di browser Web untuk secara efektif memuat banyak halaman atau dokumen dalam satu jendela. Setiap item menempati seluruh area tampilan browser saat ditampilkan.

8. Fitur Active Content

    Active content digunakan untuk meningkatkan functionality atau menambah kemudahan disain dimana halaman web didasarkan pada scripts yang mengeksekusi program pada web browser. Scripts inilah yang sering digunakan untuk download atau mengeksekusi kode-kode/script yang beresiko pada komputer pengguna. Tidak selalu JavaScript dan and active content berbahaya meskipun merupakan cara yang umum digunakan oleh penyusup. Sementara itu cookies mungkin sekali mengkoleksi dan menyimpan informasi selama pengguna menjelajahi internet

9. Fitur pemuatan gambar

    Format-format gambar yang pasti kalian sering liat. Sebenernya, format-format gambar itu sendiri banyaaakkkk bgt, perkiraan gue ada lebih dari 20an. Tapi, sekarang gue mau bahas 5 aja. Mulai dari, JPEG yang paling pasaran, GIF, PNG, TIFF, dan PSD. Oke langsung aja, check this out!

1. JPEG (Joint Photographic Experts Group)


Kompresi JPEG yang makin turun dari kiri ke kanan (cr: http://www.wikipedia.com)

Format ini pasti udah sering banget kalian baca. Biasanya, ditandai dengan penambahan kata dengan tulisan “.jpg” atau “.jpeg” difoto-foto kalian. Mulai dari hp, tab, ipad, sampe laptop. Format ini menurut gue yang paling pasaran, kenapa? Kebanyakan kamera, bahkan hampir semuanya make format ini. Misalnya kalian foto-foto di hp, pasti formatnya adalah ini, atau juga foto-foto di laptop.


JPEG adalah hasil kompres dari bitmap alias pencitraan dari gambar berupa titik titik warna. Dulu, sebelum JPEG ini muncul, orang-orang nyimpen foto dengan ukuran yang gede bgt, karena belum di kompres. Tapi, sekarang kita bisa nyimpen gambar dengan kualitas bagus dengan ukurang yang ga terlalu besar.

Ternyata, JPEG ini adalah format baru dalam dunia pergambaran (?) Format ini baru lahir dan berkembang tahun 1980. Selain itu, format ini juga biasa dipake buat web-web gitu. Salah satu contoh gambar JPEG adalah gambar disebelah kanan ini.

2. PNG (Portable Network Graphics)


Tampilan gambar PNG tanpa background di Photoshop

Jujur, sebenernya agak susah jelasinnya dengan pengertian gue sendiri._. PNG Menurut Wikipedia adalah salah satu format
penyimpanan citra yang menggunakan metode pemadatan yang tidak menghilangkan bagian dari citra tersebut (Inggris lossless compression).

Jadi, kalau menurut gue, PNG itu gambar yang memiliki fitur transparansi. Karena, dengan make format gambar ini, bagian yang nggak kita kasih warna atau gambar. Selain itu, kita juga bisa bikin bentuk gambar sesuai keinginan (walaupun sebenarnya tetep persegi empat), contohnya kayak gambar cloud di atas, yang gue gunain buat naro judul postingan. Atau juga, header dari blog ini. Sebenernya, cipratan cat itu bukan bagian dari header gue, melainkan background. Header yang diatas, gue bikin transparan (opacity warna putihnya gue kurangin) jadi kesannya header dan backgroundnya nyatu.

3. GIF (Graphics Interchange Format)

Nah, kalo yang ini emang agak spesial karena gambar dengan format ini bisa gerak \:D/ yeaayy (?) Di postingan sebelumnya, gue juga ngasih tau cara bikin GIF dari video, nah sekarang gue kasih tau GIF itu apa.

Jadi, GIF ini adalah format gambar yang kombinasi warnanya lebih sedikit dibandingkan JPEG (hanya dapat menyimpat 256 warna), tapi bisa menyimpan gambar dengan bagian transparan (mirip PNG) dan juga bisa disimpan dalam bentuk animasi sederhana alias gerak gerak gitu.

GIF pertama kali diperkenalkan oleh CompuServe tahun 1987. GIF juga adalah gambar yang paling banyak digunakan di website website.

Mau tau contoh GIF? Ada di depan mata kalian~ Yep, background blog ini berformat GIF. Bisa diliat dibagian kirinya, kata perkata mulai muncul tiap detiknya. Selain itu, gue juga masukin GIF buatan gue di “About” blog ini.

4. PSD (Photoshop Document)

Seperti namanya, format ini emang dibuat khusus Photoshop. Mungkin, ada yang bingung kalo lagi masukin gambar ke blog, power point, word dll tapi malah nggak muncul. Mungkin format gambar yang kalian masukin adalah PSD.

Dengan PSD ini, kita bisa ngedit lagi gambar-gambar yang udah kita edit sebelumnya. PSD nyimpan layer & alpha channel. Bisa dibilang, gambar PSD itu bagian-bagian gambar yang masih kepisah-pisah dan memudahkan kita buat mengedit gambar.

Cara buat ngerubah PSD jadi JPEG/PNG supaya bisa dimasukkin ke web, ppt, atau word itu gampang bgt. Tinggal buka gambar itu di Photoshop > klik File > Save As > Pilih formatnya.

5. TIFF (Tagged Image File Format)

Kalau format yang ini, mungkin agak asing buat kalangan pelajar kayak kita. Karena, format ini biasanya digunain buat percetakan. Hal tersebut dikarenakan format ini bisa ngedukung gambar dengan kualitas sampe 32 bit /prokprok/. Tapi biasanya, gambar di format ini nggak sederhana, selain itu juga berupa gambar dengan ukuran yang gedeee bgt.



2 komentar: